Blog

Audio Dan Musik Bagi Kehidupan Kita

headphone
Bagikan dong

Audio Dulu Dan Sekarang

Percaya nggak sebelum ditemukannya teknologi gambar seperti televisi, manusia lebih banyak menggunakan media pendengaran. Perkembangan Audio itu sendiri tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi. Audio yang digunakan manusia dari masa – ke masa mengalami perkembangan. Coba kita flashback kembali ke belakang, pada tahun 1844 Morse mengirimkan berita lewat kawat dari Baltimore ke Washington. Kemudian dari situ munculah teknologi bernama telegrafi. Setelah ditemukannya telegrafi kemudian Alexander Graham Bell menyempurnakannya dengan temuannya. Alexander Graham Bell berpikir “ Bahwa tidak hanya berita yang bisa dikirimkan lewat kawat, suara pun juga bisa “ Kemudian tercipta lah teknologi bernama Telepon. Telepon ditemukan Graham Bell pada Pada tahun 1875.

Setelah Telepon ditemukan menyusul radio, radio ditemukan Marconi pada tahun 1895 Temuan ini berbeda dari temuan – temuan sebelumnya radio ini menjadi temuan yang paling akrab dan dikenal masyarakat. Kalau di jaman sekarang mungkin istilahnya jadi trending. Dari situ setelah ditemukannya radio hampir semua berita dan informasi disampaikan dari generasi ke generasi melalui media audio. Perlahan tapi pasti jutaan orang mulai menghabiskan waktu untuk mendengarkan informasi melalui radio, dan jumlah ini kian hari kian banyak. Jauh sebelum ditemukannya teknologi visual, manusia lebih akrab menggunakan media audio (pendengaran).

Sejarah media audio itu sendiri tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi komunikasi suara yang digunakan manusia dari masa ke masa.Perkembangan media audio jika dilihat dari sejarah komunikasi suara, pada tahun 1844 Morse mengirim berita lewat kawat dari Baltimore ke Washington, maka dikenallah teknologi yang dinamakan telegrafi.Dari temuan tersebut, Alexander Graham Bell kemudian berpikir bahwa tidak hanya bunyi saja yang dapat disalurkan melalui kawat, suara pun juga bisa.

Para ilmuwan dan penemu-penemu dunia ini temuanya seperti saling melengkap, setelah radio kemudian alat perekam suara oleh Thomas Alfa Edison yang kemudian dikenal dengan phonograph. Dengan alat phonograph ini, peradaban perlahan mulai maju manusia kemudian dapat merekam audio dalam bentuk piringan hitam.Temuan ini kemudian terus berkembang seiring dengan perkembanganya setelah piringan hitam kemudian berkembang menjadi lebih simple merekam dengan menggunakan cassette tape recorder.

Di era sekarang peran tape recorder juga telah diganti dengan yang lebih canggih yaitu voice recorder, voice recorder lebih kecil, lebih praktis dan mudah untuk dibawa kemana saja. Namun jaman yang semakin maju kini semua orang bisa melakukan rekaman audio maupun visual dengan android, rekaman ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Kemudian munculah mp3 player, mp4 Player yang memudahkan orang untuk menikmati audio yang diingnkan.

Bahkan sekarang hanya dengan android kita bisa mengakses audio Mp3, lagu dan lain –lain yang tersebar di internet, salah satunya adalah audiobuku yang bisa di download dari aplikasi Playstore juga Appstore. Di aplikasi ini kita bisa menikmati berbagai jenis buku dari yang serius sampai humor dan hiburan yang menyegarkan. Di era internet kita tak hanya mudah mendengarkan audio lagu dll, namun kita tidak hanya bisa mendengar, kita juga bisa membagikan rekaman audio kita ke belahan dunia mana pun, karena teknologi sekarang kini mampu menembus ruang dan waktu.

Audio Dan Musik Yang Bisa Memengaruhi Psikologi Seseorang

Beberapa orang mengaku merasa nyaman setelah mendengarkan musik, beberapa sumber juga mengatakan bahwa suara juga bisa bermanfaat sebagai (Musik Terapi) Jika kita melihat ke belakang ke masa lampau, di jaman Yunani kuno, dewa mereka. Dewa Apollo disebut juga sebagai dewa penyembuh juga dewa music, dan jangan heran jika pada Yunani kuno muncul kepercayaan pada kekuatan kesembuhan dengan mendengarkan music, kepercayaan penyembuhan dengan mendengarkan music ini tidak hanya terjadi di Yunani saat itu bangsa mesir-pun memercayai kekuatan music sebagai penyembuhan, filsafat Yunani Plato mengatakan bahwa music dapat mempengaruhi Psikologis kejiwaan dan emosi seseorang, Plato juga menyebutkan bahwa musik bisa mempengaruhi sebuah karakter seseorang. Tidak hanya karakter terbukti musik memang dapat mempengaruhi Psikologis dan emosi seseorang Taruh saja kita mendengarkan lagu Rock, instrumen atau pop yang melankolis. Apa yang kita rasakan? Tentu lain jenis music lain juga efek yang kita rasakan.


Taruh saja saat kita mendengarkan music rock kita akan merasakan semangat yang menggebu. Berbeda lagi saat kita mendengarkan instrument yang nadanya misterius bisa saja emosi kita hanyut di dalamnya atau saat kita mendengarkan lagu melankolis, kita akan terbawa sedih dan menjadi lemah dan gampang tersentuh.

Di Persia seorang Psikologis dan seorang musik teori bernama Farabi menuliskan risalahnya berjudul meaning of the intelect . yang membuktikan bahwa therapy music dapat membuat jiwa-jiwa yang sedang gelisah menjadi lebih baik. efek tentang kebaikan music ini sangatlah banyak tidak hanya terhadap jiwa namun juga sering di kaitkan dengan perkembangan anak –anak. therapy music ini ternyata sudah ada sejak 400 B.C, dimana Hippocrates memainkan music kepada pasien agar keadaan mereka membaik, dan di abad ke 13 rumah sakit di Arab sudah menyediakan ruangan music untuk pasien mereka.

Tidak hanya filsafat Plato yang mengungkapkan tentang kebaikan music namun juga Aristoteles juga pernah mengatakan bahwa music adalah energy yang bisa memurnikan jiwa. Menurut Levitin-pun Pengalaman manusia mendengarkan music sudah terjadi saat manusia masih dalam kandungan. Banyak orang mengira bahwa memperdengarkan music klasik pada anak sejak Ia ada di dalam kandungan dapat bisa meningkatkan kecerdasan anak, ternyata itu tak semuanya benar walaupun dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa mendengarkan music pada bayi yang masih ada di dalam kandungan. Memang bayi di dalam kandungan bisa mendengarkan suara- suara dari luar namun itu sepenuhnya bisa membuat seorang anak menjadi pintar setelah lahir.

Hal ini pernah di ungkapkan Gordon Shaw seorang ahli syaraf berdasarkan penelitian yang di fokus kan pada anak pada umur 3 s/d 4 tahun bahwa music memang memiliki peran yang besar pada pertumbuhan otak atau kecerdasan anak . Banyak dari kita yang sudah mengetahui efek frekuensi audio terhadap psikologis, panca indera, bahkan terhadap fisik sang bayi sejak dalam kandungan, namun di sini Gordon Shaw membahas dampak-dampak tersebut secara lebih detil efek audio atau music terhadap kejiwaan seseorang berdasarkan sumber-sumber yang lebih terpercaya.

Dahsyatnya Manfaat Audio Untuk Relaksasi

Banyak jenis musik untuk relaksasi. Musik relaksasi untuk Ibu hamil. Musik relaksasi agar pikiran kita lebih rileks dan banyak lagi. Alunan musik yang menghadirkan suara- suara alam seperti suara jangkrik, Ombak dipantai desir angin, kicau burung ini biasanya digemari oleh masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan yang anggota masyarakatnya jarang atau bahkan tidak pernah mendengar suara- suara alam di atas. Apalagi dengan kesibukan masyarakat perkotaan yang padat, macet, sumpek dan penuh problem. Masyarakat perkotaan yang punya potensi stress lebih tinggi ini sangat cocok jika melakukan terapi dengan suara alam.

Alunan audio tertentu selain di dengar menjadi hiburan, ternyata juga menjadi relaksasi dan memberi rasa nyaman dan ketenangan bagi pendengarnya. Relaksasi juga memiliki manfaat yang begitu besar pada kesehatan tubuh. Menghilangkan stress juga dengan relaksasi audio kita juga bisa mendapatkan gelombang otak dan gelombang jantung yang membuat kita masuk kedalam ruang bawah sadar yang bisa memulihkan rasa percaya diri, kesehatan dan membuat mereka yang terapi menjadi Kembali segar. Alunan musik selain didengar untuk menjadi hiburan, ternyata juga dapat memberi ketenangan pada pendengarnya seperti rileksasi dan meditasi bahkan juga dapat menghilangkan stress. Musik dengan alunan relaksasi dan meditasi akan membantu kita untuk mendapatkan gelombang otak dan gelombang jantung yang akan memudahkan kita masuk dalam pikiran bawah sadar dan menimbulkan efek pengembalian rasa percaya diri, bahagia, dan segar.

Kita juga bisa meningkatkan relaksasi dengan rutin mendengarkan audio atau music yang kita butuhkan. Perlahan dan pasti kita akan merasakan proses penyempurnaan kualitas hidup perlahan. Kita bisa memanfaatkan audio atau lagu untuk merubah diri menjadi lebih baik. Dengan audio kita bisa meningkatkan kreativitas, meningkatkan intuisi mengubah kebiasaan buruk untuk bangkit menjadi lebih baik.

Disadari atau tidak banyak orang saat pikirannya kalut, stress atau sedang banyak masalah memilih untuk mendengarkan music yang bisa mewakili jiwanya. Karena music bisa memberikan ketenangan dan perasaan lega, dan rileks, saat rileks metabolisme tubuh juga bisa bekerja lebih baik hingga dengan sendirinya sistem kekebalan tubuh pun menjadi lebih baik. Kalau kita butuh rileks sepanjang hari, audio juga bisa membantu kita untuk selalu berada dalam frekuensi Alpha. hingga kita bisa mendapatkan energi yang maksimal dari hal-hal positif yang mengalir kedalam tubuh kita.

Untuk membantu terapi di sarankan download aplikasi audiobuku di Playstore dan Appstore langsung dari gadget anda di aplikasi tersebut kita bisa dapatkan banyak konten menarik, anda bisa pilih mana yang sesuai dengan kebutuhan anda, selamat mencoba dan menikmati.

mendengarkan audio

Mendengarkan Audio Bisa Memompa Semangat

Audio telah menjadi bagian dari hidup kita. Ada yang memiliki kebiasaan mendengarkan lagu saat bangun tidur, ada yang mendengarkan musik saat jalan-jalan. Beberapa audio terbukti dapat memompa semangat, sehingga orang banyak yang mendengarkan music saat Olah raga. Seorang pakar music dari Brunei University Costas Karageorghis. Mengungkapkan bahwa pemilihan audio dengan olahraga dengan tempo yang tepat. Dapat membakar semangat dan meningkatkan pengaruh positif. Penelitian music bisa meningkatkan energi positif saat olah raga ini dilakukan selama 10 Tahun. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa music bisa membuat kita bisa berpikiran lebih positif meski kita dalam keadaan harus bekerja keras.

Beberapa orang kadang gugup saat mengikuti Perlombaan Olah raga seperti lari dan lain sebagainya, namun dengan music bisa mengurangi gugup hingga 10 %. Seolah Anda baru menghabiskan waktu bersepeda 40 menit padahal anda sebenarnya sudah bersepeda selama 60 menit. Musik membantu kita mengurangi rasa tidak nyaman yang timbul, hingga kita merasa lebih positif. Setelah melakukan olah raga biasanya detak jantung kita sedikit kacau. Musik bisa menstabilkan detak jantung seusai kita melakukan olah raga. Dengan stabil nya detak jantung maka tenaga kita juga akan cepat pulih dan bisa kembali untuk melanjutkan aktivitas lain.

Kamu juga bisa memilih music atau audio mana yang pas untuk kamu dengarkan Untuk menemani kamu ber olahraga dan melakukan aktifitas lain. Untuk mengawali olah raga dengan music, coba awali dulu dengan tempo lambat. Kenapa harus tempo lambat? Karena tempo lambat tidak terlalu menghabiskan Energi. Justru tempo yang lambat pada audio atau musik biasanya akan lebih menenangkan, apalagi jika aransemen atau lirik yang ada di audio yang kamu dengarkan bisa memotivasi kamu buat lebih semangat. Setelah itu coba kita sesuaikan dengan detak jantung. Musik dengan tempo yang sama paling tidak hanya lebih cepat 5% dari detak jantung kita. Akan lebih membuat olahraga kamu jadi lebih optimal. Sesuai dengan irama dan musik yang kita dengarkan. Tekhnik ini akan membantu kita mengendalikan gerakan – gerakan yang kita lakukan. Cara ini juga bisa mengurangi terbuangnya simpanan oksigen dalam tubuh kita yang bisa yang bisa jadi simpanan energy yang kita butuhkan selama kita berolahraga.

Nah apa kira- kira yang perlu kita waspadai Saat Mendengarkan Musik sembari olah raga? Kalau kita keseringan mendengarkan lagu yang terlalu kencang dengan earphone saat kita melakukan olahraga telinga kita akan menjadi lebih sensitif. dengan intensitas yang tinggi. Pada beberapa kasus saat olah raga, fokus kita justru berpindah dari fokus olah raga malah serius menyimak musik atau lagu yang kita dengarkan dibandingkan dengan olah raga yang sedang kita lakukan. Disadari atau tidak kondisi ini bisa mengancam jiwa, jika kita mendengarkan musik saat sedang jogging sambil menyeberang jalan. Satu lagi jika kita mendengarkan lagu saat olahraga, bisa jadi kita juga tidak bisa mendengar saat seorang teman memanggil kita. Sebaiknya kita kecilkan volume earphone kita.

 Audio Musik Untuk Rekreasi

Tak perlu kita tanyakan Siapa yang tidak pernah dengerin musik? Sebuah pertanyaan yang hanya perlu satu jawaban saja sebenarnya. Secara jelas kita akan bisa menjawab saudara kita yang difable sejak lahirlah yang tidak pernah mendengarkan music. Apa itu music, music adalah perpaduan atau harmonisasi dari beberapa alat yang bisa mengeluarkan bunyi yang bisa di nikmati oleh pendengaran manusia. Kalau kita ngomongin musik, tidak bisa dipungkiri hubungannya dengan hiburan yang juga berbicara tentang kepuasan pribadi saat menikmatinya. Musik adalah suatu bentuk rekreasi yang keberadaannya sangat penting bagi jiwa- jiwa yang lelah.

Mungkin dari kita pernah bertanya dalam hati apakah hanya sampai disitu, manfaat music untuk kita? Sebuah media rekreasi penghilang stress di tengah rutinitas, atau pengisi waktu atau alat penunggu sesuatu yang tak kunjung tiba. atau sebagai momen untuk mengingat masa- masa indah maupun duka di masa lalu. Namun jika music itu kita dengarkan disetiap harinya, itu akan bisa melatih indera pendengaran kita. Dalam memahami, menghayati. Atau mau mengaplikasikan makna dari setiap sajak nya dalam kehidupan kita. Itu berarti kita telah memiliki kemampuan dari sesuatu yang secara tidak sadar kita sadari secara intens dan berulang-ulang. Jadi kita tidak akan merugi melewatkan waktu untuk mendengarkan musik.



Dan bukankah para penggagas musik dari yang kita dengar secara berkala itu awalnya juga hanya seorang pendengar yang pasif, yang akhirnya mengubah sudut pandang mereka yang dari awalnya hanya seorang pendengar menjadi di dengar. Semua bisa terjadi karena keberanian untuk mengeksplorasi diri menjadi sesuatu yang lebih. Hal tersebut bisa menjadi jalan hidup siapa saja jika mereka mempunyai minat yang lebih terhadap bidang music.

Sebenarnya banyak bidang yang dapat kita pilih dalam bidang musik. Karena dalam music kita tak harus jadi peran utamanya atau dengan kata lain “Pemainnya” atau artis nya. Kita bisa menjadi manajer seorang artis music, penggagas event musik. Perancang rekam sebuah album sebuah album group band. Pengamat music professional atau bisa juga jurnalis music dan banyak lagi. Semua pekerjaan tersebut pastinya berlandaskan atas kegemaran kita akan musik dan itu sah –sah saja untuk kita jadikan profesi. Semua kembali kepada kita apakah music telah mengisi kehidupan kita hanya menjadi sarana rekreasi yang tidak menghasilkan apa-apa atau kita jadikan acuan untuk bisa ber eksplorasi atau berkarya dan dapat menjadikan sumber penghasilan bagi kita. (JB-Berbagai Sumber )

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *